Gigi pada anak

Ibu, boleh ga makan coklat?boleh ga makan permen?... Ini pertanyaan yang selalu keluar dari mulut lucu putri saya yg baru berumur 4 tahun.. Mau tau jawaban dari saya?.... Boleh nak...tapiii minum air putih ya nak habis makan permen/coklat,, Memang itu teori yg kurang familiar kl dilihat dr latar belakang saya yang kebetulan seorang dokter gigi.. Tapi teori ini sudah saya terapkan 2 kali pada adik saya yang paling kecil yang sekarang berumur 10 tahun, dan putri saya berumur 4 tahun.. Now, they still have a very good and healthy teeth.

Dasar dari saya memberi izin kepada mereka untuk mengkonsumsi makanan-makanan itu adalah karena saya tidak mau mereka melewatkan nikmatnya makan coklat dan permen..lets give them the  fun of eating chocolate and candies..yang menjadi tugas para orang tuanya adalah memperhatikan kapan mereka boleh mengkonsumsinya (jangan mengganggu jadwal makan dan jangan dalam keadaan sakit) dan yang perlu diterapkan disini adalah kedisplinan, asal tidak  berlebihan dan  selalu minum air putih setelah mengkonsumsinya dan rajin menggosok gigi ketika  mandi pagi dan sore dijamin gigi geligi anak2 kita tetap terjaga dengan baik.. Dan hal yang perlu dilakukan apabila si kecil sudah tumbuh gigi susu adalah rajin kontrol ke dokter gigi walapun tidak ada keluhan sakit gigi karena sangat penting sekali untuk memperkenalkan kepada si kecil,tujuannya adalah untuk menimbulkan rasa 'fun' dan tidak takut apabila pergi ke dokter gigi.

Banyak sekali pertanyaan yang muncul dari pada orang tua, seperti : Kapankah gigi susu tumbuh? Kok anak saya sudah berumur 10 bulan tetapi baru tumbuh gigi susunya? Apakah normal?
Itulah pertanyaan yg sering muncul dikalangan ibu2 bukan?!
Gigi susu mulai tumbuh pada usia anak +/- 6 bulan dan gigi yang tumbuh pertama kali adalah gigi seri bawah (insisivus) sedangkan gigi seri atas tumbuh sekitar usia 8-12 bulan.
Berikut adalah urutan waktu pertumbuhan dan waktu tanggal gigi susu.

Sumber Gambar Gigi : Peri Gigi Yogyakarta

Kecepatan pertumbuhan gigi tiap anak berbeda beda, ada yang tumbuh lebih cepat tapi ada juga yang lebih lama. Ada juga yang baru tumbuh gigi pertama pada saat usianya mencapai 1 tahun. Hal tersebut tidak perlu dikhawatirkan. Keterlambatan pertumbuhan gigi bisa juga karena kurangnya stimulasi.  Cara menstimulasinya adalah dengan memberikan makanan dengan tekstur agak kasar (tentunya cara masak dan jenis makanan disesuaikan dengan usia anak) , dan berikan mereka makanan yang bisa digenggam, seperti : rebusan-rebusan wortel, kentang, biskuit bayi juga bisa untuk menstimulasi pertumbuhan gigi geligi.

Hal ini bertujuan agar otot-otot pengunyahan, gigi dan tulang rahang akan bekerja lebih keras dan memberi stimulasi bagi pertumbuhan gigi dan tulang. Tetapi ada juga faktor  lain yang bisa menyebabkan keterlambatan pertumbuhan gigi, bisa karena  kekurangan nutrisi atau juga genetik. Apabila usia anak lebih dari 1 tahun dan belum ada gigiyang tumbuh, ada baiknya segera konsultasikan ke dokter gigi spesialis gigi anak untuk mengetahui penyebab dan cara mengatasinya.

Ada anggapan dari sebagian masyarakat bahwa kalau gigi susu rusak/ "grepes" (gigi berwarna hitam) tidak jadi masalah, nanti juga ganti giginya. Itu adalah anggapan yang salah, sedini mungkin kita harus menjaga gigi geligi anak dari awal pertumbuhan sampai nanti berganti menjadi gigi tetap dan seterusnya. Karena penting sekali bagi kita untuk menjaga kesehatan gigi anak-anak kita untuk menghindari gigi tanggal sebelum waktunya, karena bisa menyebabkan gigi tetap yang nanti menggantikan, tumbuh bukan pada tempatnya (berantakan). Dan juga menghindari anak-anak mengalami sakit gigi, lebih baik mencegah daripada mengobati.

(drg. Monika Indriana)

Sumber gambar : http://myteeth.co.za